Mahasiswa Universitas Pamulang Kembangkan Aplikasi GoEmployee untuk Digitalisasi Administrasi Karyawan

Tangerang Selatan – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pamulang mengembangkan aplikasi mobile bernama GoEmployee dengan pendekatan Modular Architecture untuk mendukung pengelolaan administrasi karyawan secara digital. Aplikasi tersebut dikembangkan sebagai project work dengan studi kasus PT Jatelindo Perkasa Abadi.

Pengembangan GoEmployee dilatarbelakangi kebutuhan perusahaan untuk melakukan digitalisasi proses administrasi dan operasional karyawan. Dalam dokumen project disebutkan bahwa proses administrasi yang masih dilakukan secara manual dapat menimbulkan kendala seperti keterlambatan informasi, kesalahan pencatatan, kesulitan monitoring, serta proses persetujuan dan pelaporan yang kurang optimal.

Aplikasi GoEmployee dikembangkan berbasis Flutter dan dirancang untuk membantu berbagai aktivitas administrasi kepegawaian melalui perangkat mobile. Fitur yang tersedia mencakup presensi, pengajuan cuti, izin, lembur, dinas, Work From Home (WFH), presensi backdate, approval, notifikasi, hingga akses slip gaji digital.

Sistem presensi pada aplikasi dilengkapi validasi GPS dan lokasi kerja. Karyawan dapat melakukan Check In dan Check Out melalui aplikasi, sementara sistem melakukan validasi berdasarkan lokasi pengguna, waktu presensi, status pengajuan aktif, serta ketentuan yang diterapkan perusahaan.

Selain presensi, GoEmployee menyediakan sistem pengajuan administrasi secara online. Karyawan dapat mengajukan cuti, izin, lembur, WFH, maupun dinas melalui aplikasi. Untuk kebutuhan koreksi kehadiran, tersedia pula fitur Presensi Backdate yang memungkinkan karyawan mengajukan pencatatan ulang apabila terdapat kendala saat melakukan presensi.

Proses persetujuan pengajuan dilakukan secara digital dan berjenjang. Pengajuan dari karyawan dapat diperiksa oleh Manager sebelum diteruskan kepada HRD untuk proses verifikasi dan persetujuan akhir. Setiap perubahan status pengajuan juga diinformasikan melalui sistem notifikasi sehingga karyawan dapat mengetahui apakah pengajuan masih diproses, diterima, atau ditolak.

Dari sisi teknologi, GoEmployee menggunakan Flutter sebagai framework, bahasa pemrograman Dart, REST API sebagai backend API, SQLite sebagai database lokal, serta Bloc untuk state management. Aplikasi ditujukan untuk platform Android dan mendukung sinkronisasi online maupun offline.

Pengembangan aplikasi dilakukan selama tiga bulan melalui beberapa tahapan, mulai dari koordinasi dan analisis kebutuhan, perancangan UI/UX serta alur navigasi, setup project mobile, pengembangan fitur dasar dan utama, integrasi dengan API PT Jatelindo, hingga testing, perbaikan bug, dan penyusunan dokumentasi.
Dalam project tersebut, mahasiswa berperan pada pengembangan aplikasi mobile atau frontend, termasuk pembuatan tampilan, navigasi, fitur aplikasi, integrasi API, pengujian, dan dokumentasi. Sementara itu, PT Jatelindo Perkasa Abadi menyediakan backend, database, server, serta API yang digunakan untuk mendukung integrasi aplikasi.

Melalui pengembangan GoEmployee, project ini menghasilkan aplikasi mobile berbasis Flutter, sistem presensi berbasis GPS, sistem pengajuan administrasi karyawan, approval digital untuk Manager dan HRD, notifikasi realtime, dokumentasi sistem, source code, serta database lokal untuk mendukung fitur offline. Dokumen project juga mencatat HAKI aplikasi GoEmployee sebagai salah satu output yang dihasilkan.

Implementasi GoEmployee diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi administrasi karyawan, mempermudah proses presensi dan pengajuan secara digital, mempercepat proses persetujuan, mengurangi kesalahan pencatatan manual, serta mendukung proses kerja perusahaan yang lebih modern dan terintegrasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *