Modernisasi Agribisnis: Mahasiswa UNPAM Implementasikan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Optimalkan Kualitas Panen Kelapa Sawit di PT Trihar Sentosa Abadi

TANGERANG SELATAN, 5 may 2026– Dalam upaya mendukung digitalisasi sektor perkebunan nasional, mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM), Muhammad Rafly Kamal Nasution dan Arman Ramadhan, berhasil mengembangkan sistem pakar berbasis web yang mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk menentukan kualitas panen kelapa sawit secara otomatis. Inovasi ini diterapkan di PT Trihar Sentosa Abadi sebagai solusi atas kendala subjektivitas dalam penyortiran buah sawit konvensional.

Selama ini, PT Trihar Sentosa Abadi mengandalkan pengamatan visual manual oleh petugas lapangan untuk menentukan kematangan Tandan Buah Segar (TBS). Metode ini memiliki risiko kesalahan manusia (human error) yang tinggi, yang sering kali berdampak pada kerugian finansial akibat denda potongan berat (sortasi) atau pengembalian muatan dari pabrik mitra.

Sistem pakar yang dikembangkan menggunakan algoritma Convolutional Neural Network (CNN) dengan arsitektur MobileNetV2. Teknologi ini mampu mengenali fitur morfologi, tekstur, dan warna pada citra digital kelapa sawit dengan tingkat akurasi mencapai 85,47% dalam pengujian.

Keunggulan dan Fitur Utama Sistem:

  • Klasifikasi Akurat: Sistem mampu membedakan lima kategori kematangan secara objektif, yaitu: mentah (unripe), kurang matang (underripe), matang (ripe), lewat matang (overripe), dan abnormal.
  • Deteksi Buah Abnormal: Model AI menunjukkan performa impresif dengan tingkat deteksi buah afkir/abnormal hingga 99%, sehingga efektif mencegah kerugian akibat pinalti pabrik.
  • Aksesibilitas Tinggi: Dibangun berbasis web menggunakan framework Flask, aplikasi ini bersifat responsif dan dapat diakses secara instan oleh petugas di lapangan cukup melalui browser smartphone tanpa perlu instalasi rumit.
  • Efisiensi Operasional: Membantu manajemen dalam pengambilan keputusan yang lebih cepat dan konsisten dalam proses grading hasil panen.

“Implementasi teknologi ini bukan sekadar riset laboratorium, melainkan solusi praktis untuk menjawab kebutuhan industri perkebunan modern,” ujar Muhammad Rafly Kamal Nasution dalam laporan kerja praktiknya. Kehadiran sistem ini diharapkan menjadi fondasi awal transformasi digital di PT Trihar Sentosa Abadi guna menjaga standar mutu hasil panen yang lebih presisi.

Proyek ini telah melalui serangkaian pengujian fungsional dan terbukti stabil dalam memproses data citra lapangan secara real-time. Ke depannya, sistem ini disarankan untuk dikembangkan lebih lanjut melalui fitur offline mode serta integrasi data finansial untuk pemantauan potensi pendapatan harian secara langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *