Tangerang Selatan
Universitas Pamulang melalui Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan merancang Sistem Informasi Layanan Konseling Siswa Berbasis Web di SMP Yayasan Pendidikan Pembangunan Umat Islam (YPPUI) Ciledug. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling (BK) sekolah melalui pemanfaatan teknologi digital yang aman, efektif, dan terintegrasi.
Kegiatan PKM ini dipimpin oleh Ahmad Syihan Hasabi bersama tim mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang, dengan pendampingan dosen Nurhasanah, S.Kom., M.Kom. Program ini menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan dunia pendidikan, khususnya pada aspek kesejahteraan psikologis dan pembinaan karakter siswa di era digital.
Menjawab Tantangan Layanan Konseling Konvensional
Selama ini, layanan bimbingan dan konseling di SMP YPPUI Ciledug masih dilakukan secara konvensional melalui pertemuan tatap muka langsung dan pencatatan manual. Pola ini dinilai kurang efektif karena menyulitkan pendokumentasian data, menyulitkan penjadwalan konseling, serta membatasi ruang komunikasi antara siswa dan guru BK.
Selain itu, tidak sedikit siswa yang merasa enggan atau malu untuk datang langsung ke ruang konseling ketika menghadapi permasalahan pribadi maupun sosial. Kondisi tersebut membuat potensi permasalahan siswa tidak terdeteksi secara dini dan berkelanjutan.
“Layanan konseling seharusnya mudah diakses, aman, dan menjaga kerahasiaan siswa. Pemanfaatan teknologi menjadi solusi yang relevan dengan karakter generasi digital saat ini,” ujar Nurhasanah, S.Kom., M.Kom., selaku dosen pendamping kegiatan.
Sistem Konseling Berbasis Web sebagai Solusi Digital
Melalui program ini, tim PKM Universitas Pamulang merancang sebuah platform layanan konseling berbasis web yang dapat diakses oleh siswa dan guru BK kapan saja dan di mana saja. Sistem ini dirancang untuk menjadi media bimbingan, konsultasi, serta pemantauan kondisi siswa secara terstruktur dan terintegrasi.
Fitur utama yang dikembangkan meliputi:
- Formulir konsultasi online bagi siswa
- Manajemen data dan riwayat konseling siswa
- Sistem penjadwalan konseling terstruktur
- Dashboard khusus guru BK untuk pemantauan dan tindak lanjut
- Pengelolaan data yang aman dan terdokumentasi dengan baik
Dengan sistem ini, siswa dapat menyampaikan permasalahan secara lebih nyaman, bahkan secara daring dan lebih privat, sementara guru BK dapat melakukan pemantauan dan respon secara lebih cepat dan sistematis.
Mendorong Literasi Digital dan Kualitas Layanan Pendidikan
Ketua pelaksana kegiatan, Ahmad Syihan Hasabi, menyampaikan bahwa pengembangan sistem ini tidak hanya bertujuan menghadirkan teknologi, tetapi juga mendorong peningkatan literasi digital di lingkungan sekolah.
“Kami berharap sistem ini dapat membantu sekolah meningkatkan kualitas layanan konseling, sekaligus membangun budaya pemanfaatan teknologi yang positif di kalangan siswa dan guru,” ujarnya.
SMP YPPUI Ciledug sendiri dinilai memiliki potensi besar untuk penerapan sistem digital karena telah memiliki fasilitas pendukung seperti jaringan internet dan perangkat komputer. Dukungan penuh dari pihak sekolah juga menjadi faktor penting keberhasilan program ini.
Dukungan Sekolah dan Potensi Keberlanjutan Program
Pihak SMP YPPUI Ciledug menyambut baik kegiatan pengabdian ini dan menilai sistem konseling berbasis web sebagai langkah strategis dalam modernisasi layanan pendidikan. Kepala sekolah dan guru BK menyatakan kesiapan untuk mengadopsi sistem tersebut sebagai bagian dari pelayanan siswa secara berkelanjutan.
Dengan penerapan sistem ini, sekolah diharapkan mampu:
- Meningkatkan efisiensi layanan konseling
- Menyimpan data konseling siswa secara terpusat dan aman
- Mengurangi miskomunikasi antara siswa dan guru BK
- Meningkatkan minat siswa dalam memanfaatkan layanan konseling
Komitmen Universitas Pamulang dalam Pengabdian Masyarakat
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Pamulang melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan mitra sekolah, Universitas Pamulang terus berupaya menghadirkan solusi berbasis teknologi yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
Ke depan, sistem informasi layanan konseling berbasis web ini diharapkan dapat menjadi model penerapan teknologi pendidikan yang dapat direplikasi di sekolah lain dengan permasalahan serupa, sekaligus mendukung transformasi digital pendidikan di Indonesia.
