
Depok, 26 Desember 2025 – Sebagai bentuk implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), tim mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang sukses menyelenggarakan kegiatan berjudul “Digitalisasi Pengelolaan Bank Sampah di Desa Rawa Denok Melalui Aplikasi Pencatatan dan Penghitungan Otomatis”.
Kegiatan ini dipimpin oleh Muhamad Albar A’lamsyah bersama 9 anggota lainnya, yaitu: Alfian Muhammad, Aqilah Fadlil, Dika Sutia Putra, Farah Fadhila Az Zahra, Fredy Ferari, Martina Ansi, Muhamad Hendi Aditia, Narciana Rati, dan Rian. Seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan di bawah bimbingan dosen pembimbing, Bapak Agung Siswopranoto, S.Kom., M.Kom..
Latar Belakang: Menuju Pengelolaan yang Lebih Profesional
Bank Sampah Resik Berkah di Desa Rawa Denok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, selama ini menjadi motor penggerak kebersihan lingkungan. Namun, sistem operasionalnya masih menghadapi kendala klasik, yaitu proses pencatatan dan penghitungan hasil setoran warga yang dilakukan secara manual menggunakan buku. Metode manual ini sering kali menimbulkan risiko kesalahan penghitungan, data yang terselip, hingga kesulitan dalam menyusun laporan bulanan yang transparan bagi warga. Padahal, potensi sampah yang dikelola sangat beragam, mulai dari buku, besi, botol plastik, hingga aluminium dengan nilai ekonomi yang berbeda-beda

Tujuan dan Manfaat Program
Melalui program ini, tim PKM Universitas Pamulang bertujuan untuk:
• Membangun sistem digital (webapp) berbasis teknologi informasi untuk memudahkan pengelolaan data bank sampah.
• Memberikan edukasi dan pelatihan kepada pengurus serta nasabah mengenai manfaat digitalisasi lingkungan.
• Menciptakan fitur penghitungan otomatis sehingga setiap setoran sampah langsung terkonversi menjadi nilai saldo tabungan digital warga secara real-time.
Pelaksanaan Kegiatan: Dari Edukasi hingga Implementasi
Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 26 Desember 2025, bertempat di Gg. Musholah, Jl. Harapan, RT 07/RW 02, Rawa Denok. Rangkaian acara meliputi:
1. Pemberian Materi: Tim memberikan edukasi mengenai pentingnya memilah sampah dan bagaimana teknologi dapat meningkatkan nilai ekonomi dari limbah rumah tangga.

2. Pelatihan Penggunaan Webapp: Pengurus dan nasabah diajarkan cara mengakses aplikasi, menginput data jenis sampah, dan melihat laporan saldo.

3. Implementasi Langsung: Dilakukan simulasi penginputan data pengepulan sampah menggunakan aplikasi hasil pengembangan tim yang menggunakan bahasa pemrograman HTML, CSS, Java Script dan PHP dengan framework Laravel.

4. Simbolis dan Dokumentasi: Acara ditutup dengan sesi foto bersama serta pemberian sertifikat kepada pengurus Bank Sampah Resik Berkah sebagai tanda apresiasi dan kemitraan.

Anggaran dan Dukungan
Program ini didanai secara mandiri oleh mahasiswa melalui iuran kelompok dengan total biaya sebesar Rp 2.500.000,-. Dana tersebut dialokasikan secara transparan untuk kebutuhan sewa peralatan presentasi (proyektor), konsumsi (nasi kotak & snack), transportasi, hosting dan domain website, serta pembuatan banner dan laporan kegiatan.
Harapan Masa Depan
Komisaris Bank Sampah Resik Berkah, Bapak Faisal, menyambut baik inisiatif ini dan berharap digitalisasi tersebut dapat terus berlanjut secara mandiri oleh pengurus desa. Tim PKM Universitas Pamulang pun berkomitmen untuk terus melakukan monitoring berkala guna memastikan sistem tetap berjalan optimal dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi kelestarian lingkungan serta kesejahteraan warga Desa Rawa Denok.