MINIMALKAN HUMAN ERROR, MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA UNPAM DIGITALISASI SISTEM INVENTARIS DI TOKO PERABOTAN CAHAYA SUBUR

Kota Tangerang 22 November 2025 – Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, digitalisasi menjadi kunci utama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bertahan dan berkembang. Menyadari hal tersebut, sekelompok mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Universitas Pamulang (Unpam), melakukan kegiatan Kerja Praktek (KP) dengan merancang sistem digitalisasi pengendalian stok barang.

Kegiatan ini dilaksanakan di Toko Perabotan Cahaya Subur, sebuah usaha ritel yang berlokasi di Sukasari, Kota Tangerang, yang selama ini menghadapi tantangan dalam pengelolaan inventaris.

Permasalahan Pencatatan Manual Sebelum adanya sistem baru, Toko Perabotan Cahaya Subur mengandalkan pencatatan manual menggunakan buku fisik dan spreadsheet sederhana untuk memantau keluar masuk barang. Metode konvensional ini sering kali menimbulkan berbagai masalah operasional.

“Sistem pencatatan yang masih manual teridentifikasi sebagai sumber utama tingginya risiko kesalahan pencatatan atau human error, ketidakakuratan data stok, serta inefisiensi waktu saat melakukan stock opname,” ungkap Khoirul Umam, salah satu anggota tim pengembang.

Ketidakakuratan data ini sering menghambat pemilik toko, Bapak Aditana Kurniawan, dalam mengambil keputusan terkait penambahan stok, yang berpotensi menyebabkan kelebihan (overstock) atau kekurangan barang (out-of-stock).

Solusi Digital Berbasis Web Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim mahasiswa yang terdiri dari Khoirul Umam, Muhammad Iqbal, dan Muhammad Syaefudin merancang sebuah sistem informasi berbasis web . Sistem ini dikembangkan menggunakan metode Waterfall yang sistematis, mulai dari analisis kebutuhan hingga pengujian.

Implementasi teknologi ini mencakup penggunaan barcode scanner untuk mempercepat proses input data dan meminimalisir kesalahan. Data transaksi kini tersimpan dalam database MySQL yang terintegrasi, memungkinkan pemilik toko memantau laporan stok secara real-time.

“Dengan digitalisasi, proses barang masuk dan keluar yang sebelumnya dicatat di buku fisik kini terintegrasi langsung ke database. Hal ini membuat laporan menjadi lebih transparan, akurat, dan dapat diakses dengan cepat,” tambah perwakilan tim.

Dampak Positif bagi Mitra Penerapan sistem ini disambut baik oleh pihak mitra. Toko Perabotan Cahaya Subur yang berdiri sejak tahun 2020 kini memiliki infrastruktur teknologi yang lebih modern. Proses bisnis mulai dari penerimaan barang, penjualan offline maupun online di marketplace, hingga pelaporan, kini berjalan lebih efisien .

Kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian mahasiswa Universitas Pamulang dalam menerapkan ilmu yang didapat di bangku kuliah untuk memecahkan masalah nyata di masyarakat. Laporan Kerja Praktek ini juga telah diselesaikan di bawah bimbingan dosen Maulana Ardiansyah, S.Kom., M.Kom.

Perwakilan Toko Perabotan Cahaya Subur, Owner Toko, Aditana Kurniawan, memberikan apresiasi, “Mahasiswa UNPAM mampu menunjukkan antusiasme dan kemampuan yang baik selama kegiatan. Kontribusi mereka sangat membantu pengembangan di divisi kami.”

Dengan berakhirnya kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi dunia kerja di bidang teknologi informasi. Kegiatan KP ini juga memperkuat kerja sama antara Universitas Pamulang dan Toko Perabotan Cahaya Subur dalam pengembangan kompetensi mahasiswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *