Tinggalkan Cara Manual, UMKM “NGEKREZ” Kini Kelola Stok Secara Real-Time Berkat Inovasi Mahasiswa UNPAM

TANGERANG SELATAN – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam memberdayakan masyarakat. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), sekelompok mahasiswa Semester 5 sukses melakukan digitalisasi sistem manajemen pada UMKM kuliner “NGEKREZ FOOD INDONESIA” di Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, pada Kamis (4/12/2025).

​Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tantangan operasional yang dihadapi mitra. Berdasarkan analisis tim PKM, NGEKREZ memiliki potensi pasar yang besar di industri makanan olahan, namun terkendala proses administrasi yang masih manual. Ketergantungan pada pencatatan kertas seringkali menyebabkan selisih data stok fisik dengan catatan, serta keterlambatan dalam penyusunan laporan keuangan bulanan.

​Ketua Tim PKM, Ananda Rafli Putra Dasawarsa, menjelaskan bahwa solusi yang ditawarkan bukan sekadar aplikasi pencatat, melainkan sistem informasi terintegrasi yang menjawab kebutuhan spesifik mitra akan efisiensi.

​”Dari hasil diskusi kami dengan mitra, masalah utamanya adalah pelacakan bahan baku yang sulit dipantau secara real-time. Sering terjadi overstock atau justru kehabisan bahan karena data telat masuk. Oleh karena itu, kami merancang aplikasi berbasis AppSheet yang memungkinkan input data tunggal namun langsung memperbarui stok gudang, produksi, hingga laporan penjualan secara otomatis,” ujar Ananda.

​Sistem baru ini dirancang untuk memangkas waktu administrasi yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari, kini bisa diakses dalam hitungan detik melalui smartphone.

​Dosen Pembimbing PKM, Ibu Galuh Saputri S.Kom., M.Kom., mengapresiasi kejelian mahasiswanya dalam membedah masalah mitra secara mendalam sebelum membuat aplikasi.

​”Ini adalah contoh nyata penerapan teknologi tepat guna. Mahasiswa tidak hanya membuat program, tapi memberikan solusi atas ‘rasa sakit’ (pain points) yang dialami pengusaha. Harapan saya, sistem ini bisa menjadi partner strategis bagi NGEKREZ untuk pengambilan keputusan bisnis yang lebih cepat dan akurat,” tutur Ibu Galuh.

​Dalam pelaksanaannya, tim yang beranggotakan Adi Sucipto, Ahmad Sofyan, Arya Septa Wicaksana, Kurrotun, Muhammad Ferdiansyah, Muhammad Aliep, Muhammad Bambang Saptaji, Novita Dwi Saputri, dan Umar Muhtar ini melakukan pendampingan intensif agar sistem dapat berjalan optimal.


Suasana pendampingan intensif oleh Tim PKM UNPAM. Tampak salah satu pemilik NGEKREZ, Ibu Ayu, sedang mencoba langsung input data produksi menggunakan aplikasi inventaris digital yang baru diimplementasikan

Antusiasme tinggi terlihat saat sesi implementasi, di mana salah satu pemilik NGEKREZ, Ibu Ayu, terlibat langsung mencoba fitur-fitur aplikasi didampingi oleh tim mahasiswa. Proses pendampingan ini memastikan pemilik dan karyawan memahami alur kerja sistem baru, mulai dari input Purchase Order (PO), pencatatan hasil produksi harian, hingga cara monitoring stok akhir di gudang melalui gawai mereka.

​Pemilik NGEKREZ FOOD INDONESIA, Bapak Nurman, menyambut positif transformasi digital ini. Ia mengakui bahwa sebelumnya, evaluasi margin profit dan stok seringkali terlambat dilakukan.

​”Dulu untuk tahu sisa stok atau total penjualan harus buka-buka buku catatan dan rekap ulang di Excel yang cukup memakan waktu. Dengan adanya sistem dari teman-teman UNPAM ini, data jadi transparan. Saya bisa pantau stok kritis dan performa produksi kapan saja. Ini sangat membantu kami untuk fokus mengembangkan bisnis tanpa pusing masalah administrasi lagi,” ungkap Nurman.

​Melalui kolaborasi ini, Universitas Pamulang berharap dapat terus mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga peka dan mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan ekonomi kerakyatan di Tangerang Selatan.

(Penulis: Tim PKM Mahasiswa UNPAM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *